Profil

RENSTRA



RENCANA STRATEGIS

KELURAHAN PENATIH

KECAMATAN DENPASAR TIMUR

KOTA DENPASAR

 

 

 

 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 


TAHUN 2012-2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B A B  I

P E N D A H U L U A N

 

I.1. Latar Belakang

 

Dengan terbitnya UU Nomor 22 Tahun 1999, kemudian diperbarui/direvisi dengan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan terakhir diganti dengan Undang-undang 23 Tahun 2014, tidak hanya membawa angin segar bagi daerah untuk dapat lebih mengembangkan potensi daerah. Namun otonomi daerah juga membawa keharusan bagi pemerintah daerah untuk dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu era otonomi daerah juga membawa implikasi bagi pemerintah daerah dan perangkatnya untuk mewujudkan Good Governance.  Good Governance atau pemerintahan yang baik tentu saja mensyaratkan asas-asas tertentu, antara lain asas transparansi dan akuntabilitas.

Asas transparansi menuntut adanya keterbukaan pemerintah dalam segala bidang pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini menyebabkan pemerintah harus lebih banyak melibatkan masyarakat dan stakeholder pemerintahan lainnya, mulai dari penyusunan, perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban hasil pelaksanaan pembanggunan itu sendiri.

Sebagai implementasi dari hal-hal tersebut di atas sebagai bagian dari unit kerja di Kota Denpasar, maka Kelurahan Penatih Kecamatan Denpasar Timur perlu menyusun rencana kerja tahunan sebagai penjabaran dari Rencana Strategis (Renstra). Renstra Kelurahan Penatih diharapkan dapat dijadikan acuan bagi aparatur kelurahan dalam menyusun dan melaksanakan urusan wajib pemerintahan dan tugas serta urusan-urusan lain yang telah dilimpahkan ke kelurahan.

Rencana strategis tersebut mempunyai kebijakan, strategi dan program pembangunan yang dapat mensinergikan sumber daya dan potensi dengan peluang pengembangan wilayah. Sumber daya tersebut bersifat spesifik lokal yang meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta sumber-sumber pendapatan daerah yang potensial.

Rencana strategis kelurahan selanjutnya wajib dikomunikasikan ke seluruh elemen yang terlibat untuk membantu mengarahkan semua kegiatan yang tertuang dalam renstra, guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

 

 

 

 I.2. Maksud dan Tujuan

 

Maksud dan tujuan penyusunan Rencana Strategis Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur ini adalah untuk membangun sebuah rencana strategis yang sifatnya sistemik dan sistematis dengan mengacu pada Visi, Misi, Rencana Strategis, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota Denpasar.

Rencana Strategis Kelurahan Penatih ini menjadi dasar mekanisme pengecekan dan perimbangan kewenangan atas kegiatan-kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kelurahan Penatih. Renstra ini juga diharapkan dapat membatasi peluang pengelolaan yang salah dan peluang penyalahgunaan sumber daya serta memastikan kegiatan pembangunan sejalan dan searah dengan visi atau tujuan akhir yang ingin dicapai oleh Kelurahan Penatih.

Berikut ini adalah tujuan Rencana Strategis Kelurahan Penatih :

1.    Merumuskan arah kebijakan dasar dan strategi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan yang dapat mendorong peran aktif seluruh elemen masyarakat di dalam kegiatan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat Sejahtera yang Beriman).

2.    Merumuskan instrumen dan komitmen kebijakan anggaran jangka menengah.

3.   Merumuskan kerangka strategi dan program jangka menengah yang mengandung sasaran, outcomes dan outputs yang spesifik, dan memiliki target kinerja terukur.

4.   Merumuskan kebijakan, strategi dan program pembangunan yang dapat mensinergikan sumber daya atau potensi yang dimiliki dengan peluang pengembangan wilayah untuk mewujudkan tujuan akhir yang ingin dicapai.

5.   Merumuskan sebuah dokumen rencana strategis yang dapat dijadikan acuan untuk proses koordinasi antar program dan kegiatan yang dilakukan oleh Kelurahan Penatih, agar tercipta sinergitas lintas SKPD.

6.   Merumuskan dokumen rencana strategis yang dapat mengintegrasikan berbagai kepentingan secara vertikal dan horizontal.

7.   Meletakkan pondasi dan fokus tujuan pembangunan dan pelayanan yang hendak dicapai.

8.   Mengarahkan program dan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh elemen organisasi di Kelurahan untuk pencapaian visi dan misi Kelurahan Penatih.

9.   Memudahkan upaya sosialisasi kepada elemen internal dan eksternal kelurahan guna meningkatkan komitmen dan motivasi seluruh stakeholder dalam mencapai tujuan akhir penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Penatih.

 I.3. Dasar Hukum

 

Dasar hukum yang digunakan dalam penyusunan Renstra Kelurahan Penatih  :

1.    Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1992 tentang Pembentukan Kota Denpasar (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3465.)

2.   Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4826);

3.     Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik

4. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2005 tentang Kelurahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 159, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4588);

5.   Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

6.   Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 40, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4826);

7.   Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008;

8.   Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Denpasar.

9. Peraturan Walikota Denpasar Nomor 35 Tahun 2008 Tentang Uraian Tugas Kecamatan dan Kelurahan

 

 

I.4. Metode Penyusunan Rencana Strategis

 

Penyusunan Renstra Kelurahan Penatih didasarkan pada pendekatan sistem yang mengacu pada tugas pokok dan fungsi kelurahan. Hal ini kemudian diformulasikan dengan kerangka pikir dan manajemen strategis hingga kemudian melahirkan suatu rencana program, kegiatan dan indikator-indikator kinerja agar pengukuran hasil kinerja Kelurahan Penatih dapat dilaksanakan secara terkontrol.

 

 

 

 I.5. Gambaran Umum

 

Gambaran umum Kelurahan Penatih antara lain :

A.   Batas Wilayah

·       Sebelah Timur  berbatasan dengan Desa Penatih Dangin Puri

·       Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Kesiman Petilan

·      Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Peguyangan Kangin

·      Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Jagapati

 

B.   Luas Wilayah

Kelurahan Penatih mempunyai luas wilayah sekitar 281 Ha yang terdiri dari 10 Lingkungan, 3 Desa Adat Pekraman dan 10 Banjar Adat

 

C.   Fisiografis

Kelurahan Penatih memiliki fisiografis yang terdiri dari 100 % dataran rendah

 

D.   Iklim

Kelurahan Penatih memiliki iklim yang hampir sama dengan Kelurahan ataupun desa lainnya di Kota Denpasar yaitu Kemarau (April – Oktober) dan Musim Hujan (Oktober – April )

 

E.   Topografis

Kelurahan Penatih melalui topografi merupakan dataran rendah dengan ketinggian lebih kurang 2 meter di atas permukaan laut dengancurah hujan 114 hari sebanyak 2000-3000 mm/tahun dengan suhu berkisar 29˚C sampai 32˚C. Tekananudara terendah 1.0102 MBS dan tertinggi 1.01037 MBS serta kelembaban udara rata-rata antara 61.5 sampai dengan 91.5.

 

F.    Organisasi Kemasyarakatan

Organisasi atau Kelembagaan lahasyarakat merupakan mitra kerja Pemerintahan Kelurahan Penatih dalam melaksanakan pelayanan masyarakat, Jumlah Lingkungan yang terdapat di Kelurahan Penatih sebanyak 10      Lingkungan sedangkan jumlah Desa Adat Pekraman 4 dan jumlah Banjar Adat sebanyak 10 Selain itu  Kelurahan Penatih juga memiliki lembaga kemasyarakatan lain seperti Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Karang Taruna juga dibantu oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan  

 

 

 

 

G.   Kondisi Demografis

Selama tahun 2012 - 2013 Jumlah penduduk di Kelurahan Penatih dapat dilihat dari Mutasi penduduk, hal tersebut dapat dilihat pada tabel Mutasi Penduduk dua tahun berikut :

 

Tabel 1

Mutasi Penduduk Tahun 2012 - 2013

 

No

Penduduk

Jumlah

2012

2013

01.

Pindah

56

63

02.

Datang / Lapor

69

83

03.

Lahir

19

20

04.

Mati

25

27

 

Jumlah dan komposisi penduduk yang berada di Kelurahan Penatih dapat dibedakan atas beberapa kelompok, yang dapat dilihat berdasarkan tabel sebagai berikut :

 

 

Tabel 2

Komposisi Penduduk Kelurahan Penatih

Berdasarkan Jenis Kelamin  ( Gender )

No

Jenis Kelamin

Tahun

2012

2013

01.

Laki – Laki

3.584

3.828

02.

Perempuan

3.595

3.814

Jumlah

7.179

7.642

 

 

 

 

 

 

 

 

Data tersebut adalah warga yang ber KK di Kelurahan Penatih , sementara diluar angka tersebut terdapat juga penduduk musiman atau sementara yang hanya mengantongi kartu identitas sementara atau (KIPS dan STPPTS).

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN KELURAHAN PENATIH

 

II.1. Struktur Organisasi Kelurahan

 

Pembentukan Organisasi Kelurahan ditetapkan dengan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 35 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Jabatan pada Organisasi Kecamatan dan Kelurahan Kota Denpasar .

Adapun Susunan Oraganisasi Kelurahan Penatih dapat diuraikan sebagai berikut :

1)    Lurah;

2)    Sekretaris Kelurahan

3)    Seksi Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban;

4)    Seksi Pemberdayaan Masyarakat;

5)    Seksi Pelayanan Umum

6). Seksi Kesra;

6)    Kelompok Jabatan Fungsional.

 

Jumlah Pegawai keseluruhan berjumlah : 18 Orang

 

II.2. Tugas Pokok dan Fungsi

 

Mengacu kepada Peraturan Walikota Denpasar Nomor 35 Tahun 2008 Tentang Uraian Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Denpasar disebutkan bahwa :

1)   Lurah menyelenggarakan tugas umum pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang   meliputi :

a)    pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan;

b)    pemberdayaan masyarakat;

c)    pelayanan masyarakat;

d)    penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;

e)    pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

f)     pembinaan lembaga kemasyarakatan

g)    pelaksanaan tugas lain yang diberikan pimpinan.

2)    Selain tugas tersebut diatas, Lurah melaksanakan kewenangan pemerintahan yang diatur lebih lanjut oleh Walikota.

 

 

 

 II.3. Penyelenggaraan Urusan Desentralisasi

 

Sesuai dengan Tugas Pokok Fungsi dan Peranan Pemerintah Kelurahan, sebagai salah satu ujung tombak dalam pelayanan masyarakat dan melaksanakan fungsi-fungsi pemerintahan Pemerintah Kota Denpasar sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, maka Kelurahan turut melaksanakan urusan pemerintah yang terdiri dari Urusan Wajib dan Urusan Pilihan.

A.   Urusan Wajib

1)    Pendidikan

      Sumber daya manusia merupakan salah satu potensi yang sangat esensial dalam melaksanakan pembangunan. Selain itu, terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera dapat di peroleh melalui tingkat pendidikan. Berdasarkan data, bahwa sarana dan prasarana pendidikan di Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur sudah cukup memadai dalam arti bahwa sarana pendidikan di Kecamatan Denpasar Timur masih memadai sebagai pendopang Pendidikan masyarakat Kelurahan Penatih.

      Walaupun pendidikan di Kelurahan Penatih Kecamatan Denpasar Timur dapat dikatakan maju, dimana sarana dan prasarana pendidikan cukup memadai walaupun masih ada kekurangan, apabila dikaitkan dengan perkembangan penduduk dan sekolah maka sarana dan prasarana pendidikan perlu mendapatkan perhatian yang terus menerus. Untuk mengetahui sarana pendidikan di Kelurahan Penatih dapat dilihat pada Tabel.3 berikut ini :

 

Tabel. 3

      Jumlah Sekolah, Lembaga    

     Pendidikan Formal di Kelurahan Penatih

 

No

Tingkat Pendidikan

T a h u n

2012

2013

01.

SD

4

4

02.

SLTP

1

                                 1

03.

SLTA/SMK

-

-

04.

Perguruan Tinggi

2

2

J u m l a h

7

7

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 2)    Kesehatan

Kesehatan merupakan salah satu komponen ukuran tingkat kesejahteraan masyarakat yang ditunjukan oleh derajat kesehatan masyarakat. Di Kelurahan Penatih derajat kesehatan masyarakat dapat diamati melalui beberapa unsur, meliputi angka kesakitan, angka kematian dan status gizi yang menunjukan kondisi yang baik.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di Kelurahan Penatih terdapat 1(satu) puskesmas pembantu dan 10(sepuluh) buah posyandu. Didukung pula oleh adanya 2 buah Apotek dan 1 buah toko obat berijin.

 

 

3)    Kepemudaan dan Olah Raga

Pemuda sebagai generasi bangsa merupakan aset yang sangat berharga, oleh karena itu pemuda harus dibina dan diikut sertakan dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. Kelurahan Penatih turut memberdayakan pemuda dalam berbagai kegiatan dan menyediakan wadah bagi pemuda untuk melaksanakan kegiatan. Adapun kegiatan Kelurahan Penatih yang melibatkan kepemudaan antara lain :

1.   Turut berperan dalam menjaga kebersihan dan ikut dalam gotong royong yang diadakan kelurahan;

2.    Berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan Karang Taruna;

3.    Mengaktifkan kegiatan olah raga dimasing-masing Banjar seperti Bela Diri, Volly, Tenis Meja

4.   Berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan Kelurahan melalui kegiatan kreatif yaitu melalui Pentas Budaya Kelurahan Penatih yang dilaksanakan setiap Tahun oleh para Pemuda atau sekaa Teruna yang ada di Banjar.

 

 4)    Pertanahan

Dalam rangka penertiban administrasi pertanahan di Kelurahan Penatih  seoptimal mungkin dilaksanakan lengkap dan teliti. Hal ini di lakukan untuk menghindari terjadinya permasalahan di bidang tersebut. Langkah-langkah yang diambil dalam rangka penertiban administrasi tersebut antara lain :

1.   Mengkoordinasikan dan memberi instruksi kepada Kepala Lingkungan, dan Kasi Pemerintahan dan Trantib Kelurahan Penatih dan Kasi Pelayanan Umum agar pengurusan Surat Keterangan Tanah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku ;

3.   Meneliti tentang riwayat kepemilikan tanah serta melakukan pengecekan di lapangan;

4.   Melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

           

5)    Pemberdayaan Masyarakat

Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Penatih yang berperan aktif antara lain : PKK Kelurahan Penatih, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, PSM (Pekerja Sosial Masyarakat),

6)    Kebudayaan

Kota Denpasar merupakan pusat Provinsi dengan Motto Kota berwawasan Budaya untuk itu Kelurahan Penatih turut serta dalam upaya pemeliharaan dan pelestarian Budaya melalui beberapa kegiatan yang disejalankan dengan visi Kota Denpasar, yaitu : "Denpasar Kreatif berwawasan Budaya dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan”  sehingga dikembangkan di Kelurahan Penatih kegiatan Pentas Budaya setiap Tahunnya yang dilakukan oleh Sekaa Teruna di Tiap Banjar secara bergantian.

 

7)    Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum

 

B. Urusan Pilihan

C. Penyelenggaraan Tugas Pembantuan

D. Penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintahan

1) Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Penatih, pemerintah kelurahan senantiasa berupaya berkoordinasi dengan aparat keamanan melalui Babinsa dan Babinkamtibmas dan juga mengembangkan Satgas Lingkungan, Tim Penertiban Lingkungan atau Pecalang yang ada dimasing-masing Banjar.

 

2) Tugas-tugas umum pemerintahan lainnya yang dilaksanakan oleh Kelurahan.

Penyelanggaraan tugas-tugas umum pemerintah yang dilaksanakan oleh Kelurahan Penatih antara lain berupa pelayanan umum kepada masyarakat. Pelayanan masyarakat yang diberikan oleh Kelurahan Penatih antara lain : Penerbitan Surat Pengantar KTP, KK, Surat Pindah Domisili, Rekomendasi HO, Rekomendasi IMB, Ahli Waris, Silsilah, legalisir dan lain-lain. Hal tersebut menuntut Kelurahan Penatih untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Dalam upaya pencapaian Pelayanan yang prima maka salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelayanan terpadu satu pintu mulai Tahun 2010 dengan konsep yang dicanangkan oleh Walikota yaitu SEWAKA DHARMA (melayani adalah kewajiban) oleh karena itu seluruh pelayanan ada pada front desk yang ditangani oleh Kasi Pelayanan Umum.

Dengan Pelayanan Satu Pintu diharapkan Pelayanan kepada Masyarakat lebih cepat, efektif dan efisien dan ada unsur keterbukaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS

 

III.1. Permasalahan

 

Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya terdapat beberapa permasalahan di Kelurahan Penatih diantaranya sebagai berikut :

1)    Bidang Pemerintahan

Dalam bidang pemerintahan, permasalahan yang ditemui antara lain sebagai berikut :

a.Dalam bidang pertanahan terdapat beberapa permasalahan yakni status tanah Kantor Lurah masih belum jelas statusnya sehingga pembangunan gedung baru untuk meningkatkan pelayanan belum dapat dilaksanakan dengan baik.

b.    Sulitnya mengawasi penyalahgunaan lahan pertanian menjadi perumahan

2)    Bidang Pembangunan

Pesatnya pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat tidak seimbang dengan aturan dan pemahaman hukum oleh masyarakat sehingga sering melanggar aturan membangun khususnya perumahan juga masyarakat cenderung hanya membangun fisik saja tanpa diimbangi dengan adanya pembangunan SDM. 

3)  Bidang Pelayanan Umum

Seringkali adanya perubahan aturan di Pusat yang belum diterima oleh petugas pelayanan dan seringkali masyarakat enggan atau tidak mau perduli tentang kelengkapan administrasi pelayanan sehingga seolah masyarakat terhambat pelayanannya.

 

III.2. Isu-Isu Strategis

 

Seiring dengan terbentuknya Kota Denpasar pada Tahun 1992 yang terpisah dengan Kabupaten Badung melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1992 dan penetapan Kota Denpasar sebagai daerah ibukota provinsi, Denpasar menjadi salah satu daerah tujuan kedatangan dan mobilisasi perpindahan penduduk dari daerah kabupaten sekitarnya dan dari luar Provinsi Bali. Selain menimbulkan dampak positif pada meningkatnya perekonomian dan perkembangan daerah, hal tersebut membawa implikasi lain yakni hal-hal yang berkaitan dengan kependudukan seperti kepadatan penduduk, dan administrasi kependudukan serta masalah sampah. Secara umum isu-isu strategis yang ada di Kelurahan Penatih dapat disebutkan sebagai berikut :

 

 1)    Bidang Ketenagakerjaan

Sebagian besar sumber mata pencaharian penduduk di Kelurahan Penatih adalah sebagai karyawan swasta/ wiraswasta, PNS/POLRI/TNI,  buruh harian lepas, sebagian kecil petani, dan buruh bangunan. Dengan mengetahui potensi ekonomi yang ada di wilayah Kelurahan Penatih, maka strategi pembangunan yang dapat dilaksanakan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah optimalisasi lapangan pekerjaan yang berkesinambungan.

 

2)    Bidang Kependudukan

Jumlah penduduk di Kelurahan Penatih per Nopember 2013 tercatat sebanyak 7.644 jiwa, 1.586 Kepala Keluarga dan jumlah Penduduk pendatang  (KIPS dan STPPTS) di Kelurahan Penatih tercatat pada Nopember 2013 adalah sebesar  687 jiwa.

1

3)    Bidang Ekonomi, Usaha Ind.stri dan Jasa

Potensi pengembangan ekonomi masyarakat di Kelurahan Penatih sebagian besar bergerak di bidang usaha kecil menengah seperti toko kelontong, rumah makan dan warung dengan adanya Pasar milik Kelurahan serta adanya kelompok Petani/peternak yang tergabung dalam Program SIMANTRI. Hal tersebut dapat menjadi potensi unggulan Kelurahan apabila di kelola dengan baik dan dapat meningkatkan kondisi perekonomian Masyarakat Kelurahan. Selain usaha tersebut, di Kelurahan Penatih  juga terdapat kelompok-kelompok usaha bersama yang disebut dengan KUBE yang dikembangkan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja. Secara keseluruhan jumlah KUBE di Kelurahan Penatih 1kelompok, dengan perincian sebagaimana tertera dalam tabel 4 berikut.

 

Tabel. 4

Daftar Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

Sampai Tahun 2012

 

NO

KUBE

KETUA

ALAMAT

1

MEKAR SARI

I GUSTI NGURAH RAI

JALAN PADMA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)    Bidang Kesejahteraan Rakyat

Kemiskinan merupakan masalah multidimensi dan lintas sektor yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan antara lain : tingkat pendidikan, kesehatan, akses terhadap barang dan jasa, lokasi geografis, gender dan kondisi lingkungan, sampai saat ini jumlah penduduk miskin di Kelurahan Penatih tergolong kecil yakni sebanyak  128 KK.

Upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang kurang mampu adalah dengan penyaluran beras untuk keluarga miskin, di Kelurahan Penatih jumlah keluarga miskin yang berhak menerima Raskin sebanyak 128 KK.

Upaya lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan yaitu dengan pengembangan KUBE (sewa tenda kursi dan simpan pinjam) Begitu juga Kelurahan Penatih telah memiliki 3 pasar Tradisional yaitu Pasar adat Anggabaya, Pasar adat Penatih dan Pasar adat Tembau yang bertujuan mengembangkan ekonomi masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN DAN KEBIJAKAN

 

IV.1. Visi Kelurahan Penatih

 

Mengacu pada visi Kota Denpasar yaitu “Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan“, maka Kelurahan Penatih sebagai salah satu unit kerja dituntut untuk berperan aktif mensukseskan visi Kota Denpasar. Sehubungan dengan itulah Kelurahan Penatih mempunyai visi yang  mendorong  agar tercapainya visi Kota Denpasar yaitu Penatih kreatif bernuasa budaya dalam keseimbangan.

 

IV.2. Misi Kelurahan Penatih

 

Dalam mewujudkan Visi Kelurahan Penatih, terdapat 3 (tiga) Misi yang akan dilaksanakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat antara lain sebagai berikut :

1.     Penguatan jati diri masyarakat kelurahan Penatih berdasarkan budaya Bali

2.    Mmbudayakan Kelurahan Penatih berdasarkan kearifan lokal melalui budaya kreatif

3.    Masyarkat Pemerintahan yang baik (Good govermaence)

4.    Mnigkatkan pelayanan piblik menuju kesejahtraan masyarakat (welfare sociaty

5.    Mempercepat pertumbuhan dan memperkuat ketahanan ekonomi akyat

 

IV.3. Tujuan dan Sasaran

 

Dalam mencapai tujuan dan sasaran pelayanan yang mengacu pada visi, misi serta tugas pokok dan fungsi kelurahan, Kelurahan Penatih menetapkan beberapa tujuan dan sasaran pelayanan jangka menengah sebagaimana tertera dalam tabel 6 berikut :

 

Tabel. 6

TUJUAN DAN SASARAN PELAYANAN KELURAHAN PENATIH

 

NO

 

TUJUAN

 

SASARAN

 

1

 

Meningkatkan perekonomian dan usaha ekonomi masyarakat

 

Berkembangnya usaha produktif dan UMKM di Kelurahan Penatih

 

2

Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat

Membaiknya angka kesehatan masyarakat

 

3

 

Meningkatkan kerukunan hidup umat beragama, sosial dan budaya

Terciptanya kerukunan umat dan tingginya toleransi antar umat beragama

 

4

Meningkatkan partisipasi masyarakat

Terselenggaranya pemerintahan yang transparan dan akuntabel

 

5

Meningkatkan ketertiban dan keamanan masyarakat

Terciptanya lingkungan masyarakat yang tertib

 

6

Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap  kelestarian lingkungan hidup

Terciptanya akselerasi pembangunan didukung oleh iklim yang kondusif

 

 

7

 

Meningkatkan tertib administrasi kependudukan

Terdatanya seluruh masyarakat dalam administrasi kependudukan sebagai modal dasar penyusunan kebijakan dan pembangunan

 

8

Meningkatkan profesionalisme dan produktivitas aparatur

Terciptanya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan aparatur Kelurahan

 

 

IV. 4. Strategi

 

Berdasarkan analisa terhadap kondisi umum, permasalahan dan isu-isu strategis Kelurahan Penatih, dapat dirumuskan beberapa faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan dan kelemahan bagi keberhasilan tujuan dan sasaran pelayanan Kelurahan Penatih sebagai berikut : 

 

1)    Kekuatan

a.   Penduduk yang banyak dapat dijadikan sebagai modal pelaksanaan pembangunan secara bergotong royong;

b.   Tersedianya tenaga kerja dan potensi pengembangan ekonomi kerakyatan;

c.    Potensi pengelolaan hasil pertanian yang cukup tersedia di Kelurahan Penatih.

d.   Aktifnya kelompok-kelompok usaha bersama sebagai pendukung ekonomi kerakyatan;

e.    Kerukunan hidup umat beragama yang terjaga dengan baik;

f.    Kondisi keamanan wilayah yang kondusif sangat mendukung bagi berkembangnya sektor usaha.

 

2)    Kelemahan

a.  Masih banyak masyarakat yang bekerja tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikannya

b.  Tidak tersedianya industri padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja;

c.   Kurangnya ketertarikan masyarakat kepada sektor Pertanian sehingga banyak terjadi alih fungsi lahan pertanian ke arah sektor jasa

 

Selain memiliki kekuatan dan kelemahan dari faktor internal, Kelurahan Penatih juga memiliki sejumlah peluang dan ancaman bagi pengembangan daerah serta pola pelayanan unit kerja. Peluang dan ancaman itu dapat dijabarkan sebagai berikut :

1)    Peluang

a.    Akses ke pusat kota dan pusat perdagangan yang terbuka;

b.    Banyaknya usaha jasa dan Perdagangan dengan karakteristik usaha di daerah perkotaan;

c.    Potensi pertanian yang belum dikelola secara optimal;

d.   Rencana pembangunan konservasi sungai di Kelurahan Penatih dapat menyerap jumlah tenaga kerja baru.

e. Pengembangan PAUD di masing-masing Banjar dapat membuka lapangan pekerjaan baru

 

2)    Ancaman

a.    Kurangnya semangat kerja masyarakat untuk bersaing di dunia tenaga kerja sehingga kalah saing dengan tenaga kerja luar

b. Berkurangnya lahan masyarakat akan menjadi ancaman serius untuk kependudukan

 

Berdasarkan visi, misi kelurahan serta dengan memandang faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada dapat disusun beberapa strategi pelayanan Kelurahan Penatih sebagai berikut :

1)   Melakukan upaya-upaya peningkatan infrastruktur wilayah melalui koordinasi lintas sektoral bersama SKPD terkait.

2)   Melakukan upaya-upaya penumbuhkembangan usaha ekonomi produktif melalui kerjasama dan koordinasi lintas sektoral bersama SKPD terkait.

3)   Melakukan upaya pembinaan dan menjaga kerukunan hidup antar warga.

4)   Melakukan pembinaan kesadaran terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

5)   Mengoptimalkan upaya pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan potensi SDM yang ada.

 

IV.5. Kebijakan

Berdasarkan uraian visi, misi, tujuan, sasaran dan strategi pelayanan Kelurahan Penatih tersebut di atas, dapat ditetapkan beberapa kebijakan Kelurahan Penatih sebagai berikut :

1)    Memanfaatkan secara optimal potensi, peluang, dan kekuatan yang ada di Kelurahan Penatih dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

2)    Mengoptimalkan peranan aparatur kelurahan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Walikota Denpasar Nomor 35 Tahun 2008, dan tugas-tugas lain yang ditentukan.

3)    Meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan lintas SKPD di lingkup Pemerintah Kota Denpasar berkenaan dengan upaya peningkatan sarana prasarana infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan, serta menjalin kemitraan yang baik dengan pihak swasta lainnya.

4)    Menciptakan dan menjaga kondusivitas keamanan, ketentraman dan ketertiban guna mendukung masuk dan berkembangnya investasi.

5). Melaksanakan kegiatan Pentas Budaya setiap Tahun untuk mengembangkan kreatifitas Sekaa Teruna dalam melestarikan nilai-nilai Budaya Bali

6).  Melaksanakan kegiatan Pelatihan-pelatihan untuk pelestarian Budaya Bali

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATIF KINERJA

 

Dengan menggunakan pendekatan terhadap  prioritas pembangunan daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Denpasar, visi, misi, tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan pelayanan Kelurahan Penatih maka dapat disusun Program Kerja Kelurahan Penatih sebagai berikut :

 

1.    Peningkatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat;

2.    Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat;

3.    Peningkatan kerukunan hidup beragama, sosial dan budaya masyarakat;

4.    Peningkatan partisipasi masyarakat;

5.    Penataan ketertiban, keamanan dan kenyamanan;

6.    Peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup;

7.    Peningkatan profesionalisme dan produktivitas aparatur kelurahan;

 

Untuk melaksanakan program tersebut maka Kelurahan Penatih membutuhkan dana indikatif sebagai berikut :

 

 

 

NO

 

 

Program

 

Kegiatan

 

Pagu Indikatif (Jutaan Rupiah)

 

Keterangan

Tahun

1

Tahun

2

Tahun

3

Tahun

4

Tahun

5

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

 

1

Peningkatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat;

             

 

2

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat;

             

 

3

Peningkatan kerukunan hidup beragama, sosial dan budaya masyarakat;

             

4

Peningkatan partisipasi masyarakat;

 

         

 

 

5

Penataan ketertiban, keamanan dan kenyamanan;

 

           

 

 

6

Peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup;

             

 

 

7

Peningkatan profesionalisme dan produktivitas aparatur kelurahan;

             

 

BAB VI

INDIKATOR KINERJA

 

Berdasarkan tujuan dan sasaran yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Denpasar, dapat disusun indikator kinerja Kelurahan Penatih sebagaimana tertera dalam tabel  berikut :

 

INDIKATOR KINERJA KELURAHAN MENGACU PADA RPJM KOTA DENPASAR

 

 

NO

 

 

INDIKATOR

Kondisi Kinerja Pada Awal Periode RPJM

 

Target Capaian Setiap Tahun

 

Kondisi Kinerja Pada Akhir Periode RPJM

Tahun

0

Tahun

1

Tahun

2

Tahun

3

Tahun

4

Tahun

5

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

 

1

Meningkatnya jumlah KUBEdan munculnya pelaku-pelaku UMKM yang mandiri

Jumlah KUBE 5 unit

         

Jumlah KUBE

15 Unit

 

2

Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kesehatan dasar

Jumlah Posyandu

14unit

       


Video
No Video.
Facebook
Twitter